Beranda > Umum > Bahaya struk belanja

Bahaya struk belanja

Penelitian di AS mendapati struk belanja mengandung bahan kimia berbahaya bisphenol A (BPA). Bahan kimia tersebut telah dikaitkan dengan daftar panjang masalah kesehatan yang serius.

Seperti dikutip dari CNN, sebuah studi yang dirilis oleh Environmental Working Group melaporkan bahwa analisis laboratorium menemukan komponen plastik BPA pada 40 persen dari struk McDonald’s, KFC, Whole Foods, Wal-Mart, Safeway dan usaha lainnya.

BPA digunakan untuk melapisi kertas termal, yang bereaksi dengan pewarna untuk membentuk cetak hitam pada struk yang ditandatangani jutaan orang AS setiap hari.

Dalam tes laboratorium, bahan kimia tersebut telah dikaitkan dengan daftar panjang masalah kesehatan yang serius pada hewan. Beberapa aktivis lingkungan, termasuk Senator Dianne Feinstein, D-Calif juga telah menyerukan menghapus BPA dari produk kalengan.

“Konsumen terpapar BPA saat penjual menyerahkan kuitansi,” kata ilmuwan senior Dr Anila Jacob seperti dikutip dari AOL News. Struk ini menumpuk di dompet, atau tas belanja dan bercampur dengan makanan dan produk lainnya. Ketika di tangan, slip kertas termal itu dengan mudah dapat mencemari jari-jari, yang kemudian ke mulut atau kulit.

Tes usap yang dilakukan peneliti EWG, BPA dengan mudah dapat dihapus dari struk sample. Hal itu menunjukkan bahwa bahan kimia tersebut bisa menular pada tangan orang yang memegang kertas. Kertas diaktifkan panas yang diuji mengandung sebanyak 3 persen BPA murni dari beratnya, lapor EWG.

Tapi apakah hal itu berbahaya bagi manusia? EWG, sebuah organisasi nirlaba nasional AS, sedang melakukan studi tambahan untuk menentukan apakah BPA dapat memasuki tubuh.

Namun, awal bulan ini Sandra Biedermann ilmuwan Swiss dan rekan-rekannya dari Otoritas Makanan Zurich melaporkan bahwa BPA dari struk belanja dapat ‘masuk ke kulit dan tidak bisa dicuci.”

Temuan itu meningkatkan kemungkinan bahwa bahan kimia tersebut merembes ke lapisan kulit yang lebih rendah untuk masuk aliran darah secara langsung. Namun, para ilmuwan tidak mendeteksi adanya jejak BPA dari struk Starbucks, ATM beberapa bank dan perusahaan lain.

“Sebanyak 60 persen struk yang diuji EWG tidak mengandung BPA, mudah mengetahui pengecer yang masih menggunakan kertas mengandung bahan kimia,” tambah Jacob.

Selama hampir dua tahun, ahli kesehatan masyarakat dan ahli lingkungan telah mendorong untuk mengurangi paparan BPA, terutama dalam kaleng untuk makanan olahan, botol bayi dan susu formula.

Dalam tes hewan, ilmuwan telah mendapatkan bukti bahwa BPA dapat memicu pengembangan sistem reproduksi abnormal, penurunan kapasitas intelektual dan kelainan perilaku.

Selain itu dapat menyebabkan kondisi serius lainnya, seperti kanker sistem reproduksi, obesitas, diabetes, pubertas dini, resistensi terhadap kemoterapi, asma dan gangguan sistem kardiovaskular.

EWG menambahkan kontak dengan BPA juga dapat menyebabkan perubahan epigenetik, yang berarti perubahan pada gen yang mematikan. Selain itu perubahan genetik dapat diteruskan kepada generasi berikutnya.

Kertas kuitansi yang mengandung BPA jelas merupakan keprihatinan bagi pembeli. Tetapi lebih dari itu jutaan orang yang bekerja sebagai kasir bisa terancam. Para peneliti Swiss melaporkan bahwa seseorang bisa menyentuh kertas printer termal selama 10 jam sehari dan 42 kali terkena paparan harian melebihi toleransi.

Penelitian EWG mengatakan statistik dari Centers for Disease Control and Prevention menunjukkan bahwa pekerja ritel rata-rata 30 persen lebih banyak membawa BPA di tubuh mereka daripada orang dewasa lainnya. [mdr]

sumber : http://www.inilah.com/news/read/teknologi/2010/08/01/704551/awas-struk-belanja-berbahaya/

Kategori:Umum Tag:
  1. Ardi
    Agustus 2, 2010 pukul 5:56 am

    Yak betul tuh belanja itu berbahaya, yg namanya cewek kalo udah shopping suka ga kontrol…. wkwkwkwk pleace ahhhh…

  1. No trackbacks yet.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: