Beranda > Alam, Islam > Subhanallah, Ternyata Tanaman Pun Mempunyai Jiwa

Subhanallah, Ternyata Tanaman Pun Mempunyai Jiwa

Subhanallah! Terjawab sudah makna ayat yang menyatakan bahwa tumbuhan bisa bertasbih dan bersujud kepada Allah Swt

وَالنَّجْمُ وَالشَّجَرُ يَسْجُدَانِ

“Dan tumbuh-tumbuhan dan pohon-pohonan kedua-duanya tunduk kepada-Nya.” (Q.S Ar-Rahman [55]: 6)

Dalam Al-Quran, masih banyak ayat seperti di atas yang menyebut tentang tanaman dan pepohonan bertasbih dan bersujud kepada Allah. Selama ini, ayat-ayat tersebut ditafsirkan hanya sebagai kiasan. Artinya, tumbuhan bersujud dan bertasbih dengan cara tunduk pada hukum alam (sunnatullah).

Tanaman dianggap makhluk tak berjiwa. Mereka yang meyakini tanaman berjiwa akan dicap sebagai penganut animisme atau dinamisme yang musyrik. Sayang sekali, padahal hal itu (konsepsi pohon berjiwa) mengandung isyarat ilmu. Akhirnya, ilmuwan non-muslim lah yang berhasil menemukan fakta ilmiah tumbuhan yang mempunyai jiwa dan kecerdasan.

Richard Karban, ahli ekologi University of California, dalam makalahnya yang berjudul Ecology Letter di tahun 2008 membuktikan bahwa tumbuhan bisa merespon situasi lingkungannya. Mereka bisa berkomunikasi satu sama lain, bahkan juga saling memperebutkan mangsa. Mereka bisa bereaksi sama terhadap stimulus yang pernah dialami. Ini artinya mereka mempunyai memori.

Tanaman pemangsa bisa bergerak secepat 1/30 detik menangkap serangga. Bahkan bunga Morus Alba dapat menyergap mangsa dengan kecepatan kilat Mach 0.5. Tanaman lain bisa bergerak melingkar lebih lambat dalam hitungan beberapa jam.

Tanaman juga ‘berburu’ di bawah tanah dengan akarnya. Long Li, ilmuwan dari China Agricultural University (Beijing), meneliti respon akar kacang yang menyemburkan zat kimia asam untuk mengejar dan menangkap cairan fosfor (yang ia perlukan) di dalam tanah. Ketika serangga jenis tertentu memakan atau melubangi daunnya, tanaman tersebut mengeluarkan berbagai jenis zat kimia yang dapat ‘memanggil’ serangga jenis lain yang merupakan musuh serangga pertama. Bukan hanya itu, tanaman di sekitarnya juta ikut ‘berteriak’ dan membuat pertahanan.

Anthony Trewavas dari University of Edinburgh dalam bukunya mengatakan bahwa tanaman punya kemampuan problem solving. Ini berarti bahwa mereka memiliki kecerdasan. Pada bulan Mei 2009, para peneliti plant neurobiology berkumpul untuk kelima kalinya di Florence (Italia) untuk membahas keberadaan otak pada tumbuhan. Consuelo M De Moraes dari Penn State University menemukan bahwa tanaman bisa membedakan dirinya dari tanaman sejenis. Ini mengindikasikan bahwa tanaman mempunyai kepribadian khas yang membedakannya dengan tanaman (sejenis) lain.

Subhanallah! Terjawab sudah makna ayat yang menyatakan bahwa tumbuhan bisa bertasbih dan bersujud kepada Allah Swt. Shodaqallahul adzim.

source : http://percikaniman.org/detail_bambang.php?cPub=Hits&cID=19

  1. arteroz
    November 8, 2010 pukul 4:58 am

    pertamax gaaaaaaan…

    wah gan pas banget..
    ane maw tnya niy..
    kn tanaman ad nyawa na..
    naaaaaah..
    klw qta truh tnaman pnya 1 nyawa trus kta ptong bagian na bwt d perbanyak secara stek atw adventif trz gmn nyawa na ntu..?
    ap y kbagi 2..?
    mksh sblm na..
    keep posting.. ^^

  2. masbas
    Agustus 20, 2012 pukul 9:23 am

    ya nyawanya ikut tanaman yg bwhnya, umpama orng cangkok jantung x

  1. No trackbacks yet.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: