Arsip

Posts Tagged ‘Anak’

Alat untuk Mengetahui Multiple Intelligences-FingerPrint Test

September 5, 2010 4 komentar

Sidik Jarimu Memberi Tahu
Alternatif Mon, 12 Nov 2007 13:30:00 WIB

Orangtua yang memiliki anak dengan kebutuhan khusus biasanya bingung karena tidak mampu melihat bakat tersembunyi sang buah hati. Fingerprint test mencoba menjawab problem anak yang mungkin memiliki bakat terpendam.

Pikari (42) merasa beruntung telah melakukan fingerprint test (FT) bagi anaknya yang autis. Selama 12 tahun lebih merawat dan mendidik anaknya, Pikari masih belum tahu metode apa yang tepat untuk anaknya.

Namun, ia merasakan terapi-terapi yang selama ini diberikan sudah membuahkan hasil yang signifikan. Lewat FT, ia jadi lebih tahu dan yakin bahwa anaknya perlu diberi pembelajaran dengan metode visual, audio, dan sentuhan.

Karena itu, Pikari yang juga pendiri dan pendidik di sekolah autis di kawasan Jakarta Selatan ini menganjurkan setiap muridnya menjalani FT agar bisa memberikan program lanjutan untuk mereka.

Dermatoglyphic

FT alias uji membaca sidik jari adalah metode berlandaskan dermatoglyphic, ilmu pengetahuan yang usianya ratusan tahun. FT adalah genetik blueprint.

Dermatoglyphic-dari bahasa Yunani, derma berarti kulit dan glyph ukiran- adalah ilmu pengetahuan yang berdasar teori epidermal atau ridge skill (garis-garis pada permukaan kulit, jari-jari, telapak tangan, hingga kaki). Dermatoglyphic mempunyai dasar ilmu pengetahuan yang kuat karena didukung penelitian sejak 300 tahun lalu.

Para peneliti menemukan epidermal ridge memiliki hubungan yang bersifat ilmiah dengan kode genetik dari sel otak dan potensi inteligensia seseorang. Penelitian dimulai oleh Govard Bidloo pada tahun 1685. Lalu, berturut-turut dilakukan oleh Marcello Malpighi (1686), J.C.A. Mayer (1788), John E. Purkinje (1823), Dr. Henry Faulds’ (1880), Francis Galton (1892), Harris Hawthorne Wilder (1897), Noel Jaquin (1958).

Beryl B. Hutchinson tahun 1967 menulis buku berjudul Your Life in Your Hands, sebuah buku tentang analisis tangan. Terakhir, hasil penelitian Beverly C. Jaegers (1974), sidik jari tercermin dalam karakteristik dan psikologi seseorang. Hasil penelitian mereka telah dibuktikan di bidang antropologi dan kesehatan.

Hubungan Lahiriah

Pola sidik jari manusia sangat unik dan dipengaruhi oleh proses pembentukannya secara genetik. Menurut Al Gaan, praktisi FT, sidik jari manusia tidak akan pernah berubah, dan berhubungan erat dengan perkembangan sistem saraf.

“Pembentukan sidik jari ditentukan oleh DNA, dimulai saat janin berusia 13 minggu, bersamaan dengan pembentukan otak. Prosesnya akan sempurna pada minggu ke-24. Sidik jari manusia tak akan pernah berubah dan tidak bisa dibohongi,” tutur laki-laki kelahiran Pematang Siantar, 12 Februari 1968 ini.

Tak heran, dalam pembuatan kartu tanda pengenal, Anda diwajibkan untuk membubuhkan sidik jari. Dalam kasus-kasus kriminalitas, polisi selalu memasukkan sidik jari tersangka dalam database. Data itu bila dibutuhkan bisa dicocokkan kembali.

Dituturkan Al, demikian ia biasa disapa, ada bukti ilmiah tentang hubungan lahiriah antara sidik jari dengan kualitas dan bakar seseorang. Dengan mengetahui kecerdasan anak secara dini, Anda bisa menyesuaikan, merencanakan, serta menerapkan dengan tepat cara dan bidang pendidikan yang bisa dikembangkan pada diri si anak.

Contohnya, anak dengan tipe kognitif harus dititikberatkan pada kualitas dan ketepatan informasi yang diberikan. Itu pula yang dirasakan Pikari terhadap anaknya yang mengalami autis.

Lebih lanjut kata Al, FT dapat dimanfaatkan Anda untuk mengetahui multiple intelligences, termasuk kekuatan dan kelemahan seseorang. Selain itu dapat dimanfaatkan untuk memilih bidang pendidikan dan pekerjaan yang tepat, metode belajar, dan mengetahui karakter seseorang.

Hasil analisis FT memang tidak dapat memberitahu masa depan seseorang, tetapi bisa memberikan solusi komprehensif dalam distribusi kecerdasan lahiriah, potensi, dan gaya belajar komunikatif yang disukai.

Lima Hari

Untuk memeriksa kecerdasan Anda atau anak Anda lewat sidik jari, awalnya telapak tangan difoto dengan sebuah kamera yang terhubung pada layar monitor. Selanjutnya, kesepuluh jari discan pada sebuah alat menyerupai bentuk mouse komputer. Caranya cukup dengan meletakkan masing-masing ujung jari secara bergantian. Saat itulah, kesepuluh sidik jari Anda telah terekam dalam seperangkat komputer. Kemudian, Al atau seorang FT analis akan menganalisisnya.

Hasil seluruh analisis secara detail baru bisa diberikan 5 hari kemudian, menunggu hasil analisis laboratorium di Singapura. Di Indonesia memang belum ada laboratorium khusus untuk FT ini.

Rieka Dewi Tresnaningsih dari DPI Consulting menambahkan, saat hasil lengkap rekam sidik jari diberikan kepada pasien, tim psikolog DPI Consulting siap memaparkan artinya. Untuk informasi, jari kelingking menggambarkan penglihatan. Jari manis melambangkan pendengaran; jari tengah berhubungan dengan sentuhan, keseimbangan, pergerakan, serta koordinasi tangan dan kaki. Jari telunjuk sebagai proses informasi (tangan kiri untuk logika, tangan kanan untuk pikiran). Ibu jari untuk berpikir dan membuat keputusan.

Menurut Rieka, biaya uji sidik jari Rp 1,5 juta. Namun, harga bisa berubah bila dilakukan secara kolektif. Di bulan September ini ada potongan harga, menjadi Rp 1.125.000 untuk sekali tes.

Anda mau coba?

Fingerprint Test
Graha Mampang Lantai 5
Jl. Mampang Prapatan Raya 100
Jakarta 12760
Telp. 7988943, 7970545
Hp. 08151849491

source : http://www.parentsguide.co.id/smf/index.php?topic=614.0

Alamat di Bandung :

Arena Batita,Play Group,Tk. ATALYA di
Batununggal) hbs ada test bakat sidik jari bersama2 satu sekolah.
coba contact ke DIC Cabang Be Mall Lt.UG blok G2. Jl.Naripan No.89 Bandung atau
email dicconsult...@yahoo.com.

Biaya analisa sidik jari :
Harga normal Rp.375.000,-

Khusus promo:
Umum Rp.185.000,-
Program sekolah Rp.150.000,-

Kasihan , Anak Kecil Yang Tidak Bisa Menikmati Masa Kecilnya

September 4, 2010 Tinggalkan komentar
London, Alangkah sepinya hidup bocah Bea Todd yang harus selalu menjauhi teman-teman mainnya. Sistem tubuhnya yang amat lemah membuatnya tak boleh sembarangan bertemu orang.

Padahal masa kanak-kanak adalah saatnya untuk bermain dan berkumpul bersama teman-teman. Tapi bocah berusia 3 tahun harus selalu bermain sendiri agar teman-temannya tidak menularkan penyakit seringan apapun yang tidak bisa dilawannya.

Bea Todd dilahirkan dengan memiliki sistem kekebalan tubuh yang sangat lemah, hal ini mengharuskannya untuk jauh-jauh dari anak-anak lain seusianya. Ia tidak bisa bermain atau berkumpul di pesta ulangtahun temannya dan tidak bisa memiliki saudara kandung. Karena tubuhnya sangat lemah, ia bahkan tidak akan mampu melawan penyakit flu biasa.

“Agar semangat bermainnya tidak hilang dan ia bisa tetap menikmati masa kecilnya, kini ia memiliki taman bermain sendiri. Sekarang ia bisa keluar dan bermain kapan saja,” ujar Anna Todd (33 tahun) sang bunda, seperti dikutip dari Dailymail, Sabtu (4/9/2010).

Anna menuturkan sebelum Bea memiliki taman sendiri terkadang ia harus melihat pemandangan ‘memilukan’ ketika melihat putrinya hanya bisa menonton anak-anak lain yang bermain di taman tanpa bisa ikut bergabung. Ia hanya bisa bermain di taman jika tidak ada anak-anak lain yang bermain, tapi jika ada anak-anak maka ia tidak bisa bermain dan terpaksa harus pulang kembali ke rumah.

“Sistem kekebalan tubuhnya sangat rapuh dan rendah, sehingga ia lebih mudah dan cepat terkena penyakit yang ringan sekalipun. Sementara itu tubuhnya tidak memiliki kekuatan untuk melawan penyakit yang ada,” ujarnya.

Lebih lanjut Anna menuturkan karena itulah ia tidak bisa bermain dengan anak-anak lain, karena terkadang seseorang tidak bisa mengetahui apakah anak tersebut memiliki penyakit seperti batuk, virus, infeksi bakteri atau cacar air yang bisa mengancam jiwanya.

Bea didiagnosis memiliki juvenile arthritis dan HRH hemophagocytic, hal ini diketahui setelah ia menderita ruam saat berusia 5 bulan. Ia harus menjalani perawatan di ruang intensif selama beberapa hari dan berada 6 bulan di rumah sakit. Bea berhasil melakukan transplantasi sumsum tulang di London’s Great Ormond Street Hospital ketika berusia 2 tahun. Setelahnya ia harus menjalani kemoterapi dan menghabiskan waktu selama 4 bulan di bangsal isolasi.

Hingga akhirnya pada Februari 2010 ia diperbolehkan pulang dari rumah sakit, namun terdapat tabung di hidungnya yang berfungsi sebagai tempat pemberian obat dan juga transfusi trombosit setiap dua hari. Selain itu ia harus mendapatkan perlakuan yang intensif untuk mempertahankan dirinya dan keluarga juga harus tetap menjaga rumahnya agar selalu bersih.

Orangtuanya harus membersihkan rumah secara keseluruhan setiap dua hari sekali dan menggunakan alat penghisap debu setiap pagi untuk menghilangkan debu dan kuman. Sedangkan anak-anak kerabatnya baru diizinkan untuk bermain atau memasuki rumah jika sudah melakukan pemeriksaan terhadap masalah kesehatan dan penyakit.

kasian banget ya gan, masa” kecil adalah masa” yg indah, tp ini bocah gabisa menikmati masa kecil’a dikarenakan sistem kekebalan tubuhnya yg rapuh dan rendah..

source : http://www.kaskus.us/showthread.php?t=5204820

Astagfirulloh!!! Ibu dan Anak Melekat hingga tewas ketika bersetubuh.

Agustus 25, 2010 1 komentar

Kejadian ini sungguh terkutuk. Ibu dan Anak tewas dalam kondisi sedang bersetubuh. Kisahnya, persetubuhan antara Ibu yang berusia 30 tahun, dengan anak lelakinya berusia 15 tahun tak bisa dilepas. Keduanya tetap menempel seperti terkunci. Bahkan, pasangan ini sempat dilarikan ke sebuah rumah sakit di kota Gorontalo. “Namun malang, pasangan ini meninggal beberapa jam setibanya di rumah sakit,” kata seorang petugas rumah sakit tempat pasangan persetubuhan itu dirawat kepada wartawan Gorontalo Post.

Berita ini tentunya menjadi hal yang sangat ramai dibicarakan dari mulut ke mulut

Di Gorontalo, kasus ini menjadi aib besar. Baik keluarga maupun pihak rumah sakit sama-sama menutup diri, dan tidak mau dipublikasikan. Namun, dari penelusuran wartawan Gorontalo Post (Grup JPNN) yang dikutip ruanghati.com, ketika sampai dirumah sakit pasangan bersetubuh ini memang sudah dalam kondisi lemah. Tidak jelas, sudah berapa lama pasangan persetubuhan ini terkunci hingga tak bisa dilepaskan.

Beberapa sumber lain yang dekat dengan keluarga menyebutkan, sebenarnya pasangan ini sempat bertahan beberapa hari sebelum akhirnya diputuskan untuk membawanya ke rumah sakit dan akhirnya meninggal dunia. Di rumah sakit, tim medis memutuskan untuk mengoperasi untuk memisahkan keduanya.”Operasi terpaksa dilakukan karena kondisinya memang memaksanya begitu. Kondisinya sudah lemah, dan terus memburuk,” jelas petugas rumah sakit.

Sayangnya, informasi kapan dilaksanakannya operasi terhadap keduanya Gorontalo Post tak berhasil mendapatkan informasi yang pasti. “Kami kurang tahu kapan dilakukan operasi, hanya yang jelas sudah dioperasi,” ungkap sumber Gorontalo Post di lingkungan rumah sakit tersebut.”Kami dengar sudah meninggal dunia. Tapi kami tidak tahu bagaimana selanjutnya,” sambung sumber tersebut.

Lebih lanjut informasi yang diperoleh, sesaat setelah meninggal jasad ibu dan anak tersebut sempat disemayamkan ke kamar mayat. Tak lama berselang jasad keduanya dibawa pulang oleh pihak keluarga. Proses pengeluaran jasad itu pun tertutup rapat. Beberapa sumber mengatakan, jasad keduanya dibawa dengan mobil ambulance saat tengah malam. Sumber lainnya mengatakan, keduanya dibawa dengan menggunakan mobil pribadi.

Di sisi lain ada pula yang menyebutkan, setelah meninggal pasca operasi jasad ibu dan anak ini tak disemayamkan di kamar mayat. Melainkan, keduanya langsung dibawa pulang pihak keluarga melalui jalur khusus yang tak banyak orang ketahui.

Apakah memang ini semua tanda-tanda nyata akhir jaman semakin dekat, kiamat sudah diambang pintu kedatangan, Wallahu a’lam bish-shawabi semoga Tuhan senantiasa menuntun kita pada jalan yang lurus dan benar.

http://ruanghati.com/2010/08/20/astaga-ibu-dan-anaknya-lekat-saat-bersetubuh-hingga-tewas/

Kategori:Umum Tag:, , , , ,